Jangan selalu berharap ada kunci setiap ada ulangan akhir... Mari kita belajar mandiri, ku yakin kamu pasti bisa bila terus belajar. Selamat belajar, dan lupakan kunci...
Tuesday, March 26, 2013
Wednesday, March 13, 2013
dampak handphone terhadap peradaban manusia
Remaja dan Handphone
Kehadiran telepon seluler (ponsel) atau Handphone telah merubah kehidupan manusia. Jarak selama ini dituding menjadi biang keladi kesulitan itu, tidak kuasa lagi menghalangi. Sebagian besar remaja zaman sekarang merasa dirinya sangat tergantung pada Handphone. Menurutnya, kehadiran ponsel sangat membantu kemudahan hidup, komunikasi. Tujuan kemudahan hidup itu pula yang memaksa dirinya memutuskan menggunakan ponsel beberapa tahun silam. Alasannya biar bisa berkomunikasi dengan mudah. Sebagian besar para remaja mengatakan bahwa tujuan utama menggunakan ponsel adalah, “Sebagai alat komunikasi dan sebagai penyambung silaturahmi, sebagai hiburan, dan tidak menutup kemungkinan sebagai alat tambahan membantu dalam kelancaran berbisnis.” Tak bisa dipungkiri lagi, bagi mereka yang hidup di perkotaan, di dunia modern yang menuntut segala sesuatunya serba cepat dan mudah, memiliki ponsel se¬perti sebuah keniscayaan. Celah ini tentu menjadi peluang besar para perusahaan komunikasi untuk merauk keuntungan. Mereka berlomba-lomba mengembangkan teknologi yang telah ada guna melahirkan produk-produk baru yang bakal mengisi pasar. Melalui inovasi-inovasi, mereka memaksa insan-insan perkotaan menambah kebutuhan hidupnya. Perkembangan teknologi tentu tidak mungkin mencapai kata sempurna dalam arti sesungguhnya. Oleh karena itu, tidak ada satu teknologi pun yang dikembangkan telah mencapai fase final. Inovasi-inovasi dan penemuan-penemuan berikutnya tetap mengikuti sebuah pencapaian yang telah ada. Proses pun terus berlanjut, mengikuti hasrat, nafsu, dan kebutuhan manusia. Satu hal yang tidak dapat dihindari adalah teknologi pasti menghadirkan efek samping yang memengaruhi kehidupan manusia. Sekecil apa pun, teknologi pasti memiliki sifat “memaksa”, membuat manusia menjadi tergantung padanya.
Ketergantungan Terhadap Handphone
Beberapa orang mengaku ketergantungannya pada ponsel telah mencapai taraf yang tinggi. Kendati demikian, sifat “memaksa” itu sangat relatif, tentunya. Di tempat-tempat yang jauh dari hingar-bingar perkotaan yang dibalut kemajuan teknologi, mungkin saja masyarakatnya masih belum mampu memba¬yangkan wujud ponsel. Kemajuan peradaban manusia yang beriring dengan berkembangnya kebutuhan hidup, telah memaksanya kehadiran ponsel. Kehadirannya telah mengubah pola hidup manusia. Ponsel menjadi pemeran penting yang membentuk gaya hidup seseorang dan juga masyarakat. Kata orang pintar, inilah kemajuan zaman. Suka atau tidak kehadirannya tak dapat dielakkan.Kemajuan teknologi ponsel yang sangat pesat menimbulkan dampak positif dan negatif bagi para penggunanya, khususnya para remaja.
Dampak Positif :
1. Mempermudah komunikasi.
2. Menambah pengetahuan tentang perkembangan teknologi.
3. Memperluas jaringan persahabatan.
Dampak Negatif :
1. Mengganggu Perkembangan Anak : Dengan canggihnya fitur-fitur yang tersedia di hand phone (HP) seperti : kamera, permainan (games) akan mengganggu remaja dalam menerima pelajaran di sekolah/di kampus. Tidak jarang mereka disibukkan dengan menerima panggilan, sms, miscall dari teman mereka bahkan dari keluarga mereka sendiri. Lebih parah lagi ada yang menggunakan HP untuk mencontek (curang) dalam ujian. Bermain game saat guru/dosen menjelaskan pelajaran dan sebagainya. Kalau hal tersebut dibiarkan, maka generasi yang kita harapkan akan menjadi budak teknologi.
1. Efek radiasi: Selain berbagai kontroversi di seputar dampak negatif penggunaannya,. penggunaan HP juga berakibat buruk terhadap kesehatan, ada baiknya remaja lebih hati-hati dan bijaksana dalam menggunakan atau memilih HP, khususnya bagi pelajar anak-anak. Jika memang tidak terlalu diperlukan, sebaiknya anak-anak jangan dulu diberi kesempatan menggunakan HP secara permanen.
1. Rawan terhadap tindak kejahatan: Ingat, remaja dan pelajar merupakan salah satu target utama dari pada penjahat.
1. Sangat berpotensi mempengaruhi sikap dan perilaku remaja: Jika tidak ada kontrol dari orang tua. HP bisa digunakan untuk menyebarkan gambar-gambar yang mengandung unsur porno dan sebagainya yang sama sekali tidak layak dilihat seorang pelajar.
2. Pemborosan: Dengan mempunyai HP, maka pengeluaran kita akan bertambah, apalagi kalau HP hanya digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat maka hanya akan menjadi pemborosan yang saja
Penulis : Sandy Tias Prodi Perikanan Fakultas Pertanian Perikanan dan Biologi Universitas Negeri Bangka Belitung
Kehadiran telepon seluler (ponsel) atau Handphone telah merubah kehidupan manusia. Jarak selama ini dituding menjadi biang keladi kesulitan itu, tidak kuasa lagi menghalangi. Sebagian besar remaja zaman sekarang merasa dirinya sangat tergantung pada Handphone. Menurutnya, kehadiran ponsel sangat membantu kemudahan hidup, komunikasi. Tujuan kemudahan hidup itu pula yang memaksa dirinya memutuskan menggunakan ponsel beberapa tahun silam. Alasannya biar bisa berkomunikasi dengan mudah. Sebagian besar para remaja mengatakan bahwa tujuan utama menggunakan ponsel adalah, “Sebagai alat komunikasi dan sebagai penyambung silaturahmi, sebagai hiburan, dan tidak menutup kemungkinan sebagai alat tambahan membantu dalam kelancaran berbisnis.” Tak bisa dipungkiri lagi, bagi mereka yang hidup di perkotaan, di dunia modern yang menuntut segala sesuatunya serba cepat dan mudah, memiliki ponsel se¬perti sebuah keniscayaan. Celah ini tentu menjadi peluang besar para perusahaan komunikasi untuk merauk keuntungan. Mereka berlomba-lomba mengembangkan teknologi yang telah ada guna melahirkan produk-produk baru yang bakal mengisi pasar. Melalui inovasi-inovasi, mereka memaksa insan-insan perkotaan menambah kebutuhan hidupnya. Perkembangan teknologi tentu tidak mungkin mencapai kata sempurna dalam arti sesungguhnya. Oleh karena itu, tidak ada satu teknologi pun yang dikembangkan telah mencapai fase final. Inovasi-inovasi dan penemuan-penemuan berikutnya tetap mengikuti sebuah pencapaian yang telah ada. Proses pun terus berlanjut, mengikuti hasrat, nafsu, dan kebutuhan manusia. Satu hal yang tidak dapat dihindari adalah teknologi pasti menghadirkan efek samping yang memengaruhi kehidupan manusia. Sekecil apa pun, teknologi pasti memiliki sifat “memaksa”, membuat manusia menjadi tergantung padanya.
Ketergantungan Terhadap Handphone
Beberapa orang mengaku ketergantungannya pada ponsel telah mencapai taraf yang tinggi. Kendati demikian, sifat “memaksa” itu sangat relatif, tentunya. Di tempat-tempat yang jauh dari hingar-bingar perkotaan yang dibalut kemajuan teknologi, mungkin saja masyarakatnya masih belum mampu memba¬yangkan wujud ponsel. Kemajuan peradaban manusia yang beriring dengan berkembangnya kebutuhan hidup, telah memaksanya kehadiran ponsel. Kehadirannya telah mengubah pola hidup manusia. Ponsel menjadi pemeran penting yang membentuk gaya hidup seseorang dan juga masyarakat. Kata orang pintar, inilah kemajuan zaman. Suka atau tidak kehadirannya tak dapat dielakkan.Kemajuan teknologi ponsel yang sangat pesat menimbulkan dampak positif dan negatif bagi para penggunanya, khususnya para remaja.
Dampak Positif :
1. Mempermudah komunikasi.
2. Menambah pengetahuan tentang perkembangan teknologi.
3. Memperluas jaringan persahabatan.
Dampak Negatif :
1. Mengganggu Perkembangan Anak : Dengan canggihnya fitur-fitur yang tersedia di hand phone (HP) seperti : kamera, permainan (games) akan mengganggu remaja dalam menerima pelajaran di sekolah/di kampus. Tidak jarang mereka disibukkan dengan menerima panggilan, sms, miscall dari teman mereka bahkan dari keluarga mereka sendiri. Lebih parah lagi ada yang menggunakan HP untuk mencontek (curang) dalam ujian. Bermain game saat guru/dosen menjelaskan pelajaran dan sebagainya. Kalau hal tersebut dibiarkan, maka generasi yang kita harapkan akan menjadi budak teknologi.
1. Efek radiasi: Selain berbagai kontroversi di seputar dampak negatif penggunaannya,. penggunaan HP juga berakibat buruk terhadap kesehatan, ada baiknya remaja lebih hati-hati dan bijaksana dalam menggunakan atau memilih HP, khususnya bagi pelajar anak-anak. Jika memang tidak terlalu diperlukan, sebaiknya anak-anak jangan dulu diberi kesempatan menggunakan HP secara permanen.
1. Rawan terhadap tindak kejahatan: Ingat, remaja dan pelajar merupakan salah satu target utama dari pada penjahat.
1. Sangat berpotensi mempengaruhi sikap dan perilaku remaja: Jika tidak ada kontrol dari orang tua. HP bisa digunakan untuk menyebarkan gambar-gambar yang mengandung unsur porno dan sebagainya yang sama sekali tidak layak dilihat seorang pelajar.
2. Pemborosan: Dengan mempunyai HP, maka pengeluaran kita akan bertambah, apalagi kalau HP hanya digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat maka hanya akan menjadi pemborosan yang saja
Penulis : Sandy Tias Prodi Perikanan Fakultas Pertanian Perikanan dan Biologi Universitas Negeri Bangka Belitung
Sunday, January 13, 2013
Kisi-kisi (SKL) Fisika, Kimia, dan Biologi Ujian Nasional SMA/MA Tahun 2013
Berikut saya sajikan Kisi-kisi (SKL) Fisika, Kimia, dan Biologi Ujian Nasional SMA/MA Tahun 2013 ( Tahun pelajaran 2012/2013). Semoga bermanfaat.
KISI-KISI UJIAN NASIONAL SMA/MA Program IPA (Fisika, Kimia, dan Biologi) Tahun 2013
1. FISIKA SMA/MA (PROGRAM IPA)NO KOMPETENSI INDIKATOR
1. Memahami prinsip-prinsip mengukuran besaran fisika secara langsung dan tidak langsung dengan cermat, teliti dan objektif.
*Membaca hasil pengukuran suatu alat ukur dan menentukan hasil pengukuran dengan *memperhatikan aturan angka penting.
*Menentukan resultan vektor dengan berbagai cara.
2. Memahami gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik, benda tegar, usaha, kekekalan energi, elastisitas, impuls, momentum dan masalah Fluida.
*Menentukan besaran-besaran fisis gerak lurus, gerak melingkar beraturan, atau gerak parabola
*Menentukan berbagai besaran dalam hukum Newton dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
*Menentukan besaran-besaran fisis dinamika rotasi (torsi, momentum sudut, momen inersia, atau titik berat) dan penerapannya berdasarkan hukum II Newton dalam masalah benda tegar.
*Menentukan hubungan usaha dengan perubahan energi dalam kehidupan sehari-hari atau menentukan besaran-besaran yang terkait.
*Menjelaskan pengaruh gaya pada sifat elastisitas bahan atau menentukan besaran-besaran terkait pada konsep elastisitas.
*Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan hukum kekekalan energi mekanik.
*Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan tumbukan, impuls atau hukum kekekalan momentum.
*Menjelaskan hukum-hukum yang berhubungan dengan fluida statik atau fluida dinamik dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
3.Memahami konsep kalor dan prinsip konservasi kalor, serta sifat gas ideal, dan perubahannya yang menyangkut hukum termodinamika dalam penerapannya pada mesin kalor.
Menentukan pengaruh kalor terhadap suatu zat, perpindahan kalor atau asas Black dalam pemecahan masalah.
Menjelaskan persamaan umum gas ideal pada berbagai proses termodinamika dan penerapannya.
Menentukan besaran fisis yang berkaitan dengan proses termodinamika pada mesin kalor.
4. Menganalisis konsep dan prinsip gelombang, optik dan bunyi dalam berbagai penyelesaian masalah dan produk teknologi. Menentukan ciri-ciri dan besaran fisis pada gelombang.
Menjelaskan berbagai jenis gelombang elektromagnet serta manfaat atau bahayanya dalam kehidupan sehari-hari.
Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan pengamatan pada mikroskop atau teropong.
Menentukan besaran-besaran fisis pada peristiwa interferensi dan difraksi.
Menentukan besaran-besaran fisis yang berkaitan dengan peristiwa efek Doppler.
Menentukan intensitas atau taraf intensitas bunyi pada berbagai kondisi yang berbeda.
5. Memahami konsep dan prinsip kelistrikan dan kemagnetan dan penerapannya dalam berbagai penyelesaian masalah. Menentukan besaran-besaran fisis yang mempengaruhi medan listrik dan hukum Coulomb.
Menentukan besaran fisis fluks, potensial listrik, atau energi potensial listrik, serta penerapannya pada kapasitas keping sejajar atau pada rangkaian kapasitor.
Menentukan besaran-besaran listrik pada suatu rangkaian berdasarkan hukum Kirchhoff.
Menentukan induksi magnetik di sekitar kawat berarus listrik.
Menentukan arah dan besar gaya magnetik (gayaLorentz) pada kawat berarus listrik atau muatan
listrik yang bergerak dalam medan magnet homogen.
Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi GGLinduksi atau prinsip kerja transformator.
Menentukan besaran-besaran fisis pada rangkaian arus bolak-balik yang mengandung resistor, induktor, dan kapasitor.
6. Memahami konsep dan prinsip kuantum, relativitas, fisika inti dan radioaktivitas dalam kehidupan sehari-hari.
Menjelaskan berbagai teori atom.
Menjelaskan besaran-besaran fisis terkait dengan peristiwa efek foto listrik/efek Compton.
Menentukan besaran-besaran fisis terkait dengan teori relativitas.
Menentukan besaran-besaran fisis pada reaksi inti atom.
Menjelaskan macam-macam zat radioaktif atau pemanfaatannya
2. KIMIA SMA/MA (PROGRAM IPA)NO KOMPETENSI INDIKATOR
1. Mendeskripsikan struktur atom, sistim periodik unsur dan ikatan kimia untuk mendeskripsikan struktur molekul, sifat-sifat unsur dan senyawa. Menentukan notasi unsur dan kaitannya dengan struktur atom, konfigurasi elektron, jenis ikatan kimia, rumus molekul, bentuk molekul dan sifat senyawa yang dapat dihasilkannya, serta letak unsur dalam tabel periodik.
Mendeskripsikan jenis ikatan kimia atau gaya antarmolekul dan sifat-sifatnya.
2. Menerapkan hukum-hukum dasar kimia untuk memecahkan masalah dalam perhitungan kimia. Menyelesaikan perhitungan kimia yang berkaitan dengan hukum dasar kimia.
Menjelaskan persamaan suatu reaksi kimia .
3. Mendeskripsikan sifat-sifat larutan, metode pengukuran dan terapannya. Mendeskripsikan daya hantar listrik.
Mendeskripsikan konsep pH larutan.
Menjelaskan titrasi asam basa
Mendeskripsikan sifat larutan penyangga.
Mendeskripsikan hidrolisis garam dan Ksp.
Mendeskripsikan sifat-sifat koligatif larutan.
Mendeskripsikan sistem dan sifat koloid serta penerapannya.
4. Mendeskripsikan senyawa organik dan makro melekul Mendeskripsikan struktur senyawa Benzene dan turunannya, serta kegunaannya.
Mendeskripsikan senyawa karbon termasuk identifikasi, reaksi dan kegunaannya.
Mendeskripsikan makromolekul (Karbohidrat, Protein, Polimer) dan kegunaannya
5. Mendeskripsikan perubahan energi, cara pengukuran dan penerapannya. Menseskripsikan reaksi eksoterm dan reaksi endoterm.
Menentukan kalor reaksi.
6. Mendeskripsikan kinetika reaksi, kesetimbangan kimia, dan faktor- faktor yang memengaruhinya, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan industri. Menentukan laju reaksi.
Mendeskripsikan faktor-faktor yang dapat memengaruhi kinetika suatu reaksi dan kesetimbangannya
Menentukan Kc/Kp.
7. Mendeskripsikan reaksi oksidasi- reduksi dan elektrokimia serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Mendeskripsikan reaksi reduksi dan reaksi oksidasi.
Mendeskripsikan diagram sel.
Mengaplikasikan hukum faraday.
Mendeskripsikan fenomena korosi dan pencegahannya
8. Mendeskripsikan unsur-unsur penting, terdapatnya di alam, pembuatan dan kegunaannya. Mendeskripsikan unsur-unsur penting yang ada di alam termasuk unsur radioaktif.
Mendeskripsikan cara memperoleh unsur-unsur penting dan kegunaannya.
3. BIOLOGI SMA/MA (PROGRAM IPA)NO KOMPETENSI INDIKATOR
1. Memahami hakikat biologi sebagai ilmu dan mendeskripsikan objek permasalahan biologi melalui metode ilmiah. Menjelaskan objek dan permasalahan Biologi.
2. Menjelaskan ciri-ciri makhluk hidup dan klasifikasinya, peranan keanekaragaman hayati bagi kehidupan dan upaya pelestariannya. Menjelaskan peran Virus, Archaebacteria danEubacteria bagi kehidupan manusia.
Mengidentifikasi ciri-ciri/peran kelompok jamur dan protista (jamur, protista, protozoa, alga).
Menentukan dasar pengelompokan mahluk hidup.
Menjelaskan upaya pelestarian sumber daya alam tertentu.
Mengidentifikasi ciri-ciri kelompok tumbuhan.
Mengidentifikasi cara perkembangbiakan hewan invertebrata.
Mengidentifikasi ciri-ciri kelompok hewan vertebrata.
3. Menganalisis hubungan antara komponen ekosistem, perubahan materi dan energi serta peran manusia dalam keseimbangan ekosistem. Menganalisis hubungan antarkomponen dan aliran energi dalam suatu ekosistem.
Menjelaskan proses yang terjadi pada daur biogeokimia.
Menjelaskan keterkaitan antara kegiatan manusia dengan masalah perubahan/pencemaran lingkungan .
4. Menjelaskan struktur dan fungsi sel serta mengaitkannya dengan struktur dan fungsi jaringan. Menjelaskan struktur sel dan komponen kimiawinya, serta proses yang terjadi pada sel.
Menjelaskan fungsi organel sel pada tumbuhan dan hewan.
Menjelaskan sifat,ciri-ciri dan fungsi jaringan pada tumbuhan dan hewan.
5. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem organ manusia serta kelainan/penyakit yang mungkin terjadi pada organ tersebut. Menjelaskan mekanisme gerak otot/sendi/penyakit pada sistem gerak pada manusia.
Menjelaskan sistem peredaran darah pada manusia dan gangguannya.
Menjelaskan sistem pencernaan makanan pada manusia dan gangguannya.
Menjelaskan sistem pernapasan pada manusia dan gangguannya.
Menjelaskan sistem ekskresi pada manusia dan gangguannya.
Menjelaskan sistem regulasi (saraf, endokrin dan pengindraan) pada manusia.
Menjelaskan sistem reproduksi manusia dan proses pembentukan sel kelamin.
Menjelaskan mekanisme pertahanan tubuh
6. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi proses pertumbuhandan perkembangan yang terjadi pada tumbuhan melalui hasil percobaan atau pengamatan. Menginterpretasi hasil percobaan pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.
7. Mendeskripsikan proses metabolisme karbohidrat dan kemosintesis. Menjelaskan ciri-ciri dan cara kerja dari faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kerja enzim.
Menjelaskan proses katabolisme karbohidrat.
Menjelaskan zat yang dikeluarkan/dihasilkan pada proses respirasi aerob.
Menjelaskan tahapan proses anabolisme (fotosintesis)pada tumbuhan.
Menjelaskan proses kemosintesis/respirasi anaerob.
8. Memahami konsep dasar hereditas, reproduksi sel, penerapan prinsip- prinsip hereditas dan peristiwa mutasi. Menjelaskan susunan nukleotida DNA, RNA, atau kromosom.
Menjelaskan proses sintesis protein.
Mengidentifikasi tahap-tahap pembelahan mitosis/meiosis/gametogenesis.
Menginterpretasikan persilangan berdasarkan hukumMendel.
Menginterpretasi persilangan pada penyimpangan semu hukum Mendel.
Mengidentifikasi pewarisan cacat/penyakit menurun pada manusia.
Menjelaskan peristiwa mutasi.
9. Menjelaskan teori evolusi dan implikasi pada perkembangan sains. Menjelaskan teori asal-usul kehidupan dan pembuktiannya.
Menjelaskan prinsip-prinsip penting pada evolusi.
10. Menjelaskan prinsip-prinsip dan aplikasi bioteknologi Menjelaskan prinsip dasar bioteknologi.
Menjelaskan contoh aplikasi bioteknologi konvensional/ modern.
Menjelaskan dampak aplikasi bioteknologi bagi masyarakat dan lingkungan.
——————-
sumber: BSNP
KISI-KISI UJIAN NASIONAL SMA/MA Program IPA (Fisika, Kimia, dan Biologi) Tahun 2013
1. FISIKA SMA/MA (PROGRAM IPA)NO KOMPETENSI INDIKATOR
1. Memahami prinsip-prinsip mengukuran besaran fisika secara langsung dan tidak langsung dengan cermat, teliti dan objektif.
*Membaca hasil pengukuran suatu alat ukur dan menentukan hasil pengukuran dengan *memperhatikan aturan angka penting.
*Menentukan resultan vektor dengan berbagai cara.
2. Memahami gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik, benda tegar, usaha, kekekalan energi, elastisitas, impuls, momentum dan masalah Fluida.
*Menentukan besaran-besaran fisis gerak lurus, gerak melingkar beraturan, atau gerak parabola
*Menentukan berbagai besaran dalam hukum Newton dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
*Menentukan besaran-besaran fisis dinamika rotasi (torsi, momentum sudut, momen inersia, atau titik berat) dan penerapannya berdasarkan hukum II Newton dalam masalah benda tegar.
*Menentukan hubungan usaha dengan perubahan energi dalam kehidupan sehari-hari atau menentukan besaran-besaran yang terkait.
*Menjelaskan pengaruh gaya pada sifat elastisitas bahan atau menentukan besaran-besaran terkait pada konsep elastisitas.
*Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan hukum kekekalan energi mekanik.
*Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan tumbukan, impuls atau hukum kekekalan momentum.
*Menjelaskan hukum-hukum yang berhubungan dengan fluida statik atau fluida dinamik dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
3.Memahami konsep kalor dan prinsip konservasi kalor, serta sifat gas ideal, dan perubahannya yang menyangkut hukum termodinamika dalam penerapannya pada mesin kalor.
Menentukan pengaruh kalor terhadap suatu zat, perpindahan kalor atau asas Black dalam pemecahan masalah.
Menjelaskan persamaan umum gas ideal pada berbagai proses termodinamika dan penerapannya.
Menentukan besaran fisis yang berkaitan dengan proses termodinamika pada mesin kalor.
4. Menganalisis konsep dan prinsip gelombang, optik dan bunyi dalam berbagai penyelesaian masalah dan produk teknologi. Menentukan ciri-ciri dan besaran fisis pada gelombang.
Menjelaskan berbagai jenis gelombang elektromagnet serta manfaat atau bahayanya dalam kehidupan sehari-hari.
Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan pengamatan pada mikroskop atau teropong.
Menentukan besaran-besaran fisis pada peristiwa interferensi dan difraksi.
Menentukan besaran-besaran fisis yang berkaitan dengan peristiwa efek Doppler.
Menentukan intensitas atau taraf intensitas bunyi pada berbagai kondisi yang berbeda.
5. Memahami konsep dan prinsip kelistrikan dan kemagnetan dan penerapannya dalam berbagai penyelesaian masalah. Menentukan besaran-besaran fisis yang mempengaruhi medan listrik dan hukum Coulomb.
Menentukan besaran fisis fluks, potensial listrik, atau energi potensial listrik, serta penerapannya pada kapasitas keping sejajar atau pada rangkaian kapasitor.
Menentukan besaran-besaran listrik pada suatu rangkaian berdasarkan hukum Kirchhoff.
Menentukan induksi magnetik di sekitar kawat berarus listrik.
Menentukan arah dan besar gaya magnetik (gayaLorentz) pada kawat berarus listrik atau muatan
listrik yang bergerak dalam medan magnet homogen.
Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi GGLinduksi atau prinsip kerja transformator.
Menentukan besaran-besaran fisis pada rangkaian arus bolak-balik yang mengandung resistor, induktor, dan kapasitor.
6. Memahami konsep dan prinsip kuantum, relativitas, fisika inti dan radioaktivitas dalam kehidupan sehari-hari.
Menjelaskan berbagai teori atom.
Menjelaskan besaran-besaran fisis terkait dengan peristiwa efek foto listrik/efek Compton.
Menentukan besaran-besaran fisis terkait dengan teori relativitas.
Menentukan besaran-besaran fisis pada reaksi inti atom.
Menjelaskan macam-macam zat radioaktif atau pemanfaatannya
2. KIMIA SMA/MA (PROGRAM IPA)NO KOMPETENSI INDIKATOR
1. Mendeskripsikan struktur atom, sistim periodik unsur dan ikatan kimia untuk mendeskripsikan struktur molekul, sifat-sifat unsur dan senyawa. Menentukan notasi unsur dan kaitannya dengan struktur atom, konfigurasi elektron, jenis ikatan kimia, rumus molekul, bentuk molekul dan sifat senyawa yang dapat dihasilkannya, serta letak unsur dalam tabel periodik.
Mendeskripsikan jenis ikatan kimia atau gaya antarmolekul dan sifat-sifatnya.
2. Menerapkan hukum-hukum dasar kimia untuk memecahkan masalah dalam perhitungan kimia. Menyelesaikan perhitungan kimia yang berkaitan dengan hukum dasar kimia.
Menjelaskan persamaan suatu reaksi kimia .
3. Mendeskripsikan sifat-sifat larutan, metode pengukuran dan terapannya. Mendeskripsikan daya hantar listrik.
Mendeskripsikan konsep pH larutan.
Menjelaskan titrasi asam basa
Mendeskripsikan sifat larutan penyangga.
Mendeskripsikan hidrolisis garam dan Ksp.
Mendeskripsikan sifat-sifat koligatif larutan.
Mendeskripsikan sistem dan sifat koloid serta penerapannya.
4. Mendeskripsikan senyawa organik dan makro melekul Mendeskripsikan struktur senyawa Benzene dan turunannya, serta kegunaannya.
Mendeskripsikan senyawa karbon termasuk identifikasi, reaksi dan kegunaannya.
Mendeskripsikan makromolekul (Karbohidrat, Protein, Polimer) dan kegunaannya
5. Mendeskripsikan perubahan energi, cara pengukuran dan penerapannya. Menseskripsikan reaksi eksoterm dan reaksi endoterm.
Menentukan kalor reaksi.
6. Mendeskripsikan kinetika reaksi, kesetimbangan kimia, dan faktor- faktor yang memengaruhinya, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan industri. Menentukan laju reaksi.
Mendeskripsikan faktor-faktor yang dapat memengaruhi kinetika suatu reaksi dan kesetimbangannya
Menentukan Kc/Kp.
7. Mendeskripsikan reaksi oksidasi- reduksi dan elektrokimia serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Mendeskripsikan reaksi reduksi dan reaksi oksidasi.
Mendeskripsikan diagram sel.
Mengaplikasikan hukum faraday.
Mendeskripsikan fenomena korosi dan pencegahannya
8. Mendeskripsikan unsur-unsur penting, terdapatnya di alam, pembuatan dan kegunaannya. Mendeskripsikan unsur-unsur penting yang ada di alam termasuk unsur radioaktif.
Mendeskripsikan cara memperoleh unsur-unsur penting dan kegunaannya.
3. BIOLOGI SMA/MA (PROGRAM IPA)NO KOMPETENSI INDIKATOR
1. Memahami hakikat biologi sebagai ilmu dan mendeskripsikan objek permasalahan biologi melalui metode ilmiah. Menjelaskan objek dan permasalahan Biologi.
2. Menjelaskan ciri-ciri makhluk hidup dan klasifikasinya, peranan keanekaragaman hayati bagi kehidupan dan upaya pelestariannya. Menjelaskan peran Virus, Archaebacteria danEubacteria bagi kehidupan manusia.
Mengidentifikasi ciri-ciri/peran kelompok jamur dan protista (jamur, protista, protozoa, alga).
Menentukan dasar pengelompokan mahluk hidup.
Menjelaskan upaya pelestarian sumber daya alam tertentu.
Mengidentifikasi ciri-ciri kelompok tumbuhan.
Mengidentifikasi cara perkembangbiakan hewan invertebrata.
Mengidentifikasi ciri-ciri kelompok hewan vertebrata.
3. Menganalisis hubungan antara komponen ekosistem, perubahan materi dan energi serta peran manusia dalam keseimbangan ekosistem. Menganalisis hubungan antarkomponen dan aliran energi dalam suatu ekosistem.
Menjelaskan proses yang terjadi pada daur biogeokimia.
Menjelaskan keterkaitan antara kegiatan manusia dengan masalah perubahan/pencemaran lingkungan .
4. Menjelaskan struktur dan fungsi sel serta mengaitkannya dengan struktur dan fungsi jaringan. Menjelaskan struktur sel dan komponen kimiawinya, serta proses yang terjadi pada sel.
Menjelaskan fungsi organel sel pada tumbuhan dan hewan.
Menjelaskan sifat,ciri-ciri dan fungsi jaringan pada tumbuhan dan hewan.
5. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem organ manusia serta kelainan/penyakit yang mungkin terjadi pada organ tersebut. Menjelaskan mekanisme gerak otot/sendi/penyakit pada sistem gerak pada manusia.
Menjelaskan sistem peredaran darah pada manusia dan gangguannya.
Menjelaskan sistem pencernaan makanan pada manusia dan gangguannya.
Menjelaskan sistem pernapasan pada manusia dan gangguannya.
Menjelaskan sistem ekskresi pada manusia dan gangguannya.
Menjelaskan sistem regulasi (saraf, endokrin dan pengindraan) pada manusia.
Menjelaskan sistem reproduksi manusia dan proses pembentukan sel kelamin.
Menjelaskan mekanisme pertahanan tubuh
6. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi proses pertumbuhandan perkembangan yang terjadi pada tumbuhan melalui hasil percobaan atau pengamatan. Menginterpretasi hasil percobaan pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.
7. Mendeskripsikan proses metabolisme karbohidrat dan kemosintesis. Menjelaskan ciri-ciri dan cara kerja dari faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kerja enzim.
Menjelaskan proses katabolisme karbohidrat.
Menjelaskan zat yang dikeluarkan/dihasilkan pada proses respirasi aerob.
Menjelaskan tahapan proses anabolisme (fotosintesis)pada tumbuhan.
Menjelaskan proses kemosintesis/respirasi anaerob.
8. Memahami konsep dasar hereditas, reproduksi sel, penerapan prinsip- prinsip hereditas dan peristiwa mutasi. Menjelaskan susunan nukleotida DNA, RNA, atau kromosom.
Menjelaskan proses sintesis protein.
Mengidentifikasi tahap-tahap pembelahan mitosis/meiosis/gametogenesis.
Menginterpretasikan persilangan berdasarkan hukumMendel.
Menginterpretasi persilangan pada penyimpangan semu hukum Mendel.
Mengidentifikasi pewarisan cacat/penyakit menurun pada manusia.
Menjelaskan peristiwa mutasi.
9. Menjelaskan teori evolusi dan implikasi pada perkembangan sains. Menjelaskan teori asal-usul kehidupan dan pembuktiannya.
Menjelaskan prinsip-prinsip penting pada evolusi.
10. Menjelaskan prinsip-prinsip dan aplikasi bioteknologi Menjelaskan prinsip dasar bioteknologi.
Menjelaskan contoh aplikasi bioteknologi konvensional/ modern.
Menjelaskan dampak aplikasi bioteknologi bagi masyarakat dan lingkungan.
——————-
sumber: BSNP
Saturday, January 12, 2013
Kisi-kisi Soal Matematika UN SMA 2013 - Program IPA
Pelajaran Matematika ini merupakan salah satu bidang studi yang diujikan dalam ujian nasional tingkat SMA / MA untuk tahun 2013. Jumlah soal yang disajikan sekitar 40 soal yang terdiri dari soal pilihan berganda dengan 5 (lima) option ; A, B, C, D, dan E. Berikut ini kami sampaikan materi soal UN SMA / MA 2013 untuk jurusan IPA yang mengacu pada Kisi-kisi Soal UN SMA 2013 yang diberikan BSNP Indonesia.
Materi yang harus dikuasai siswa / siswi berdasarkan kisi-kisi diantaranya :
Logika matematika
Menentukan penarikan kesimpulan dari beberapa premis.
Menentukan ingkaran atau kesetaraan dari pernyataan majemuk atau pernyataan berkuantor.
Aturan pangkat, akar, dan logaritma.
Rumus jumlah dan hasil kali akar-akar persamaan kuadrat.
Persamaan atau fungsi kuadrat dengan menggunakan diskriminan.
Sistem persamaan linear.
Persamaan lingkaran atau garis singgung lingkaran.
Teorema sisa atau teorema faktor.
Komposisi dua fungsi atau fungsi invers.
Program linear.
Operasi matriks.
Operasi aljabar beberapa vektor dengan syarat tertentu.
Pertidaksamaan eksponen atau logaritma.
Deret aritmetika.
Deret geometri.
Persamaan trigonometri.
Konsep limit, turunan dan integral dari fungsi aljabar dan fungsi trigonometri
Integral.
Kaidah pencacahan, permutasi, kombinasi, peluang kejadian dan mampu menerapkannya dalam pemecahan masalah
Dengan berlandaskan kisi-kisi materi / SKL UN tersebut sebaiknya para guru di sekolah selalu berpedoman pada materi tersebut dalam memberikan pengajarannya supaya lebih terfokus sehingga para siswa dapat menggapai keberhasilan dalam ujian nasional.
Materi yang harus dikuasai siswa / siswi berdasarkan kisi-kisi diantaranya :
Logika matematika
Menentukan penarikan kesimpulan dari beberapa premis.
Menentukan ingkaran atau kesetaraan dari pernyataan majemuk atau pernyataan berkuantor.
Aturan pangkat, akar, dan logaritma.
Rumus jumlah dan hasil kali akar-akar persamaan kuadrat.
Persamaan atau fungsi kuadrat dengan menggunakan diskriminan.
Sistem persamaan linear.
Persamaan lingkaran atau garis singgung lingkaran.
Teorema sisa atau teorema faktor.
Komposisi dua fungsi atau fungsi invers.
Program linear.
Operasi matriks.
Operasi aljabar beberapa vektor dengan syarat tertentu.
Pertidaksamaan eksponen atau logaritma.
Deret aritmetika.
Deret geometri.
Persamaan trigonometri.
Konsep limit, turunan dan integral dari fungsi aljabar dan fungsi trigonometri
Integral.
Kaidah pencacahan, permutasi, kombinasi, peluang kejadian dan mampu menerapkannya dalam pemecahan masalah
Dengan berlandaskan kisi-kisi materi / SKL UN tersebut sebaiknya para guru di sekolah selalu berpedoman pada materi tersebut dalam memberikan pengajarannya supaya lebih terfokus sehingga para siswa dapat menggapai keberhasilan dalam ujian nasional.
Tuesday, July 24, 2012
induksi elektromagnetik
=INDUKSI ELEKTROMAGNETIK=
edi susanto
Induksi elektromagnetik pertama kali dipelajari dan ditemukan oleh Michael Faraday pada tahun 1831. Induksi elektromagnetik atau imbas listrik merupakan pembangkitan energi listrik dari medan magnet.
Induksi elektromagnetik terjadi pada suatu kumparan jika ada perubahan jumlah garis gaya magnet yang dilingkupi setiap saat.
GALVANOMETER adalah alat untuk menyelidiki besar dan arah arus induksi pada suatu rangkaian.
Kita dapat membangkitkan GGL induksi dengan cara berikut.
1. Menggerakkan magnet keluar masuk kumparan
2. Memutar magnet di dekat kumparan
3. Memutar kumparan dalam magnet
4. Memutus-mutus arus listrik yang melalui kumparan.
Jika jumlah garis gaya yang dilingkupi kumparan bertambah, jarum galvanometer menyimpang ke kanan.
Jika jumlah garis gaya yang dilingkupi kumparan berkurang, jarum galvanometer menyimpang ke kiri.
Penyimpangan jarum galvanometer ke kanan dan ke kiri tersebut menunjukkan bahwa GGL induksi yang dihasilkan kumparan berupa tegangan bolak-balik/AC (alternating current).
Jika GGL induksi lebih besar, kuat arus induksi yang timbul juga lebih besar.
Menurut Faraday, besar GGL induksi pada kedua ujung kumparan sebanding dengan laju perubahan fluks magnetik yang dilingkupi kumparan.
Artinya, semakin cepat terjadinya perubahan fluks magnetik, makin besar GGL induksi yang timbul.
Adapun yang dimaksud FLUKS adalah banyaknya garis gaya magnet yang menembus suatu bidang.
Ada berapa faktor yang menentukan besar GGL induksi yang diketahui dari besar penyimpangan jarum galvanometer.
Jika kamu melakukan percobaan ini secara teliti dengan mengubah-ubah jumlah lilitan, kecepatan gerak magnet, dan kekuatan magnet yang digunakan, kamu akan dapat menyimpulkan bahwa besar GGL induksi bergantung pada tiga faktor, yaitu:
1. Jumlah lilitan pada kumparan
2. Kecepatan gerak magnet keluar-masuk kumparan
3. Kekuatan magnet batang yang digunakan.
Induksi elektromagnetik saat ini sudah banyak dimanfaatkan untuk keperluan hidup sehari-hari. Orang pertama yang menyelidiki dan menemukan hal tersebut adalah MICHAEL FARADAY.
1. GENERATOR
Generator (dinamo) merupakan alat yang prinsip kerjanya berdasarkan induksi elektromagnetik. Alat ini pertama kali ditemukan oleh Michael Faraday.
Generator adalah mesin yang mengubah energi kinetik menjadi energi listrik. Energi kinetik pada generator dapat juga diperoleh dari angin atau air terjun. Berdasarkan arus yang dihasilkan, generator dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu gerator AC (alternating current) dan generator DC (direct current). Generator AC menghasilkan arus bolak-balik dan generator DC menghasilkan arus searah. Baik arus bolak-balik maupun searah dapat digunakan untuk penerangan dan alat-alat pemanas.
a. GENERATOR AC
Bagian utama generator AC terdiri atas magnet permanen (tetap), kumparan (solenoida), cincin geser, dan sikat. Pada generator, perubahan garis gaya magnet diperoleh dengan cara memutar kumparan di dalam medan magnet permanen. Karena dihubungkan dengan cincin geser, perputaran kumparan menimbulkan GGL induksi AC. Oleh karena itu, arus induksi yang ditimbulkan berupa arus AC.
GGL induksi yang ditimbulkan oleh generator AC dapat diperbesar dengan cara:
¤ memperbanyak lilitan kumparan,
¤ menggunakan magnet yang lebih kuat,
¤ mempercepat perputaran kumparan, dan
¤ menyisipkan inti besi lunak ke dalam kumparan.
b. GENERATOR DC
Prinsip kerja generator (dinamo) DC sama dengan generator AC. Namun pada generator DC arah arus induksinya tidak berubah. Hal ini karena cincin yang digunakan pada generator DC berupa cincin belah (komutator).
induksi elektromagnetik
Percobaan Faraday
Percobaan Faraday
Melalui berbagai percobaan, Michael Faraday (1791-1867), seorang ilmuwan jenius dari inggris akhirnya berhasil membuktikan bahwa arus listrik memang dapat dihasilkan dari perubahan medan magnetik .
Peristiwa dihasilkannya arus listrik akibat adanya perubahan medan magnetik dinamakan induksi elektromagnetik, sedangkan arus yang dihasilkan dari induksi elektromagnetik dinamakan arus induksi. Penemuan ini dikenal dengan “Hukum Faraday”. Penemuan ini dianggap sebagai penemuan monumental. Mengapa?… Pertama, “Hukum Faraday” memiliki arti penting dalam hubungan dengan pengertian teoretis tentang elektromagnetik. Kedua, elektromagnetik dapat dipergunakan sebagai penggerak secara terus-menerus arus aliran listrik seperti yang digunakan oleh Faraday dalam pembuatan dinamo listrik pertama .
Kesimpulan Percobaan Faraday
Ketika magnet digerakkan ( keluar- masuk ) dalam kumparan, jarum pada galvanometer akan menyimpang.
Ketika magnet tidak digerakkan (berhenti) dalam kumparan, jarum pada galvanometer tidak menyimpang (menunjukkan angka nol).
Penyimpangan jarum galvanometer ini menunjukkan bahwa di dalam kumparan mengalir arus listrik. Arus listrik seperti ini disebut arus induksi.
Arus listrik timbul karena adanya perubahan jumlah garis gaya magnet, yang mengakibatkan pada ujung-ujung kumparan timbul beda potensial. Beda potensial ini disebut gaya gerak listrik induksi (ggl induksi).
Hukum Faraday
Jika sebuah penghantar memotong garis-garis gaya dari suatu medan magnetik (flux) yang konstan, maka pada penghantar tersebut akan timbul tegangan induksi.
Perubahan flux medan magnetik didalam suatu rangkaian bahan penghantar, akan menimbulkan tegangan induksi pada rangkaian tersebut.
Persamaan Ggl induksi (εind) yang memenuhi hukum Faraday adalah sebagai berikut:
Apa arti tanda negatif itu ?
Tanda negatif berati sesuai dengan Hukum Lenz , yaitu “Ggl Induksi selalu membangkitkan arus yang medan magnetiknya berlawanan dengan sumber perubahan fluks magnetik”.
Percobaan Hukum Lenz
Fluks Magnetik (Φ)
Fluks Magnetik (Φ) adalah kerapatan garis-garis gaya dalam medan magnet, artinya fluks magnetik yang berada pada permukaan yang lebih luas kerapatannya rendah dan kuat medan magnetik lebih lemah, sedangkan pada permukaan yang lebih sempit kerapatan fluks magnet akan kuat dan kuat medan magnetik lebih tinggi.
Satuan internasional dari besaran fluks magnetik diukur dalam Weber, disingkat Wb dan didefinisikan dengan:
”Suatu medan magnet serba sama mempunyai fluks magnetik sebesar 1 weber bila sebatang penghantar memotong garis-garis gaya magnetik selama satu detik akan menimbulkan gaya gerak listrik (ggl) sebesar satu volt”
Percobaan Faraday
Melalui berbagai percobaan, Michael Faraday (1791-1867), seorang ilmuwan jenius dari inggris akhirnya berhasil membuktikan bahwa arus listrik memang dapat dihasilkan dari perubahan medan magnetik .
Peristiwa dihasilkannya arus listrik akibat adanya perubahan medan magnetik dinamakan induksi elektromagnetik, sedangkan arus yang dihasilkan dari induksi elektromagnetik dinamakan arus induksi. Penemuan ini dikenal dengan “Hukum Faraday”. Penemuan ini dianggap sebagai penemuan monumental. Mengapa?… Pertama, “Hukum Faraday” memiliki arti penting dalam hubungan dengan pengertian teoretis tentang elektromagnetik. Kedua, elektromagnetik dapat dipergunakan sebagai penggerak secara terus-menerus arus aliran listrik seperti yang digunakan oleh Faraday dalam pembuatan dinamo listrik pertama .
Kesimpulan Percobaan Faraday
Ketika magnet digerakkan ( keluar- masuk ) dalam kumparan, jarum pada galvanometer akan menyimpang.
Ketika magnet tidak digerakkan (berhenti) dalam kumparan, jarum pada galvanometer tidak menyimpang (menunjukkan angka nol).
Penyimpangan jarum galvanometer ini menunjukkan bahwa di dalam kumparan mengalir arus listrik. Arus listrik seperti ini disebut arus induksi.
Arus listrik timbul karena adanya perubahan jumlah garis gaya magnet, yang mengakibatkan pada ujung-ujung kumparan timbul beda potensial. Beda potensial ini disebut gaya gerak listrik induksi (ggl induksi).
Hukum Faraday
Jika sebuah penghantar memotong garis-garis gaya dari suatu medan magnetik (flux) yang konstan, maka pada penghantar tersebut akan timbul tegangan induksi.
Perubahan flux medan magnetik didalam suatu rangkaian bahan penghantar, akan menimbulkan tegangan induksi pada rangkaian tersebut.
Persamaan Ggl induksi (εind) yang memenuhi hukum Faraday adalah sebagai berikut:
Apa arti tanda negatif itu ?
Tanda negatif berati sesuai dengan Hukum Lenz , yaitu “Ggl Induksi selalu membangkitkan arus yang medan magnetiknya berlawanan dengan sumber perubahan fluks magnetik”.
Percobaan Hukum Lenz
Fluks Magnetik (Φ)
Fluks Magnetik (Φ) adalah kerapatan garis-garis gaya dalam medan magnet, artinya fluks magnetik yang berada pada permukaan yang lebih luas kerapatannya rendah dan kuat medan magnetik lebih lemah, sedangkan pada permukaan yang lebih sempit kerapatan fluks magnet akan kuat dan kuat medan magnetik lebih tinggi.
Satuan internasional dari besaran fluks magnetik diukur dalam Weber, disingkat Wb dan didefinisikan dengan:
”Suatu medan magnet serba sama mempunyai fluks magnetik sebesar 1 weber bila sebatang penghantar memotong garis-garis gaya magnetik selama satu detik akan menimbulkan gaya gerak listrik (ggl) sebesar satu volt”
Subscribe to:
Posts (Atom)
